Portal beritanya warga Nusa Tenggara Timur

Beranda Regional NTT

JAMAN NTT Ajak Pendukung Capres 03 Melapor Jika Temui Kecurangan

Kupang | FlobamoraNews – Menjelang Pemilih Umum yang akan berlangsung 14 Februari pekan depan, JAMAN NTT mengajak seluruh pendukung capres nomor urut 3 Ganjar-Mahfud yang berdomisili di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk tidak takut dan segan melapor kepada Tim Pemenangan Nasional (TPN) atau Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar-Mahfud jika menemukan indikasi kecurangan pemilu di masing-masing TPS.

Adapun pernyataan ini disampaikan Gentry Amalo, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Jaringan Kemandirian Nasional – Nusa Tenggara Timur (DPD JAMAN NTT) di Kupang, Sabtu (10/2/2024) pagi.

Menurut Gentry Amalo, melihat berbagai tahapan proses Pemilu 2024, banyak sekali indikasi kecurangan yang melibatkan pejabat tinggi negara hingga kepala desa.

“Apa yang disampaikan Presiden dan beberapa menteri, serta pejabat negara lainnya, terkait netralitas aparatur negara misalnya, kita bisa melihat adanya inkonsistensi antara pikiran, ucapan dan perbuatan yang saling bertolak belakang,” ulas Gentry Amalo.

Gentry Amalo juga menambahkan fenomena gelombang demonstrasi mahasiswa di beberapa kota serta seruan moral sivitas akademika di berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia menunjukkan ada yang tidak beres di dalam berbagai tingkatan struktur pemerintahan.

“Terlebih lagi pola-pola kerja KPU RI sebagai penyelenggara Pemilu yang berkali-kali oleh DKPP diberi sanksi pelanggaran etika mulai dari yang ringan hingga yang berat, kinerja model seperti ini sungguh memalukan,” imbuhnya.

Melihat fenomena ini, DPD JAMAN NTT menyerukan dan mengajak seluruh lapisan warga yang berdomisili di NTT, khususnya bagi warga pendukung Ganjar-Mahfud di 21 wilayah Kabupaten dan Kota se-Nusa Tenggara Timur untuk tidak segan dan takut melapor kepada TPD Ganjar Mahfud jika menemukan indikasi kecurangan penyelenggara pemilu di masing-masing TPS.(Bud)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *